Penuh Spam

Web/Tech No Comments »

Halah parah banget sih blog FS. Ada banjir spam tak putus-putus. Emang gw ada waktu ngurusin waks..

Hehe ^ ^

Bye Bye Baby

Pokoknya Laaavv Melulu 2 Comments »

Pertama kali dapet binatang peliharaan tercinta (VW Kodok 61), I’m really-really excited. Keren bangetttt! Warnanya lutu pula, warna mutiara gitu. So special, nggak pasaran. Bukan krem neither white. Kalo dijalan ketemu VW kodok yang putih atau krem gw langsung bergaya angkuh, “Uhh, kerenan punya gw bangettt” Hahaha =)).

Selain terhadap sesama Kodok, gw juga merasa mobil gw lebih ‘tinggi derajatnya’ daripada mobil-mobil lain, yaitu yang terhitung mobil keluaran baru’. Yaaa..secara mobil gw lairan 61 gimana mobil-mobil lain nggak dianggap keluaran baru hihi :D.

Gw lalu menganggap manusia-manusia lain yang pakai mobil biasa-biasa saja as ‘biasa’ banget, secara mobil mereka nggak unik kaya Vw kodok gw. Jazz ;), 2.0 atau bahkan Z3 dan teman-temannya, kalah pamor lah, sama punya gw. Mereka menawarkan ke-keren-an, kenyamanan, kemudahan, instead of keantikan. Uniqueness, viwi gw bangetlah hahaha :D.

Si lutu ini, yang selanjutnya gw panggil ‘Pearl’, secara warnanya yang mutiara dan juga dia adalah mutiara dihatiku (weks), dulunya mobil mewah low. Ya,namanya juga dulu ;). Terus, konon kabarnya dulu Pearl adalah mobil PBB (entah untuk WHO ato organisasi yang mana) yang diimpor ke Indonesia buat, tentu saja, dipake untuk urusan-urusan yang sangat penting.

Hmm..luar biasa, bahkan sampai sekarang tampaknya, Pearl selalu dipakai untuk urusan-urusan yang sangat penting. Contohnya, gw pakai Pearl untuk ke pasar, ke bengkel AC(Acnya mati), ke bengkel VW(mesin nggak mau idup), ke salon potong rambut, ke salon facial, ke salon yang lain lagi untuk menipedi, pagi-pagi jalan-jalan keliling kota sambil beli serabi, dan seterusnya. Penting banget nggak sih! Hehe :p.

Singkat cerita, she is, trully precious, a real jewel, well, at least..for me :p.

Tapi, nah, tapi-nya ini yang lo tunggu-tunggu kan. Menunggu datangnya kabar buruk. Huh dasar sirik lo!

Lanjutt..

Tapi, lama-lama kerasa, Pearl was way too difficult for me. Levelnya terlalu tinggi, hiks. I cant handle her as good as she should get.

Jadi, begini ceritanya. Secara Pearl adalah mobil lama, dia tidaklah seperti mobil-mobil keluaran ‘hari gini’ yang semuanya serba otomatis dan relatif tahan ‘serangan’. Pearl sangat sensitif dan cukup manja, harus dirawat dengan intens dan disiplin. Which, I cant provide.

Ya..secara gw nggak ngarti tentang mobil gitu loh. Paling ahli kalo soal mengosongkan tangki bahan bakar aja haha.

Jadilah Pearl sering opname. Sedih jadinya hiks. Gw nggak bisa merawat dia dengan proper. Pearl jadi sering sakit-sakitan. Padahal masalahnya cuma sepele. Coba kalau gw rajin ngecek dan cukup handy untuk melakukan basic-nurturing (untuk standar mobil lama ya tolong, bukan sekedar ngecek air karburator ). Sebelum flu, harusnya langsung dihajar vitamin biar nggak kebablasan atitnya. Nah, masalahnya, gw nggak tau vitaminnya apa dan gimana cara minumnya. Hiks..i’m so sorry Pearl.. :__(

Jadi, akhirnya, mau nggak mau, demi efisiensi semua hal, termasuk efisiensi rasa bersalah gw, terpaksalah gw merelakan Pearl untuk diasuh orang lain. Seorang pet-lover yang lebih baik dari gw. Yang tau bedanya batuk kering dan batuk berdahak. Juga cepat tanggap kalau Pearl mulai demam masuk angin abis keujanan. Huhuhu.. :__( sedihnya.

Pearl, baby, baik-baik ya Nak, disana. I’m sure your new owner will take good care of you. Much much better than me.

Bye-bye love..

Hiks..

-Juni 2008-

PS: My biggest regret was, belum sempet ikut touring bareng Pearl huhuhu.

PS 2: You know who the new owner? It’s Baim. Yes, that Baim, Artika Sari Dewi’s Baim. Former Ada Band’s vocalist. Well, take good care of her ya Om Baim.. Anyway, kemarin-kemarin nonton infotainment dan histeris liat Pearl-ku, waktu Om Baim ini di-interview. Miss you Pearl..

PS 3: Be realistic, kalau sudah punya banyak waktu dan tenaga-dan spare money tentu saja, bolehlah punya Pearl jilid 2. Kalo sekarang, mobil Jepang terbaru sounds terrific! Mau dunkk. (Hi Pearl. What, you are listening to me? So sorry for cheating on you huhu :_(

Hancur Dah!

Weblogs No Comments »

Akhirnya, blog friendster meng-update diri. Baguslah, sudah waktunya..

Tapii, posting Gw jadi pada ancur. Need to fix it asap..

Kesibukan di Bulan Puasa

Current Affairs No Comments »

Bukannya sibuk Ibadah atau ribut mengkhusyukkan diri malah ribut ngurusin tiket kereta! Takut keabisan. Both tiket mudik dan balik.  Aneh memang. Hayyoo.. siapa yang kerasa, ngacung??!

(Jelas, Gw yang pertama ngacung hiks..)

tiket mudik

–UPDATE 11 September 2008 (Wow, pas 9/11 ternyata 2day)–

Benar-benar berasa calo tiket sekarang hiks..

This thirteen Good Reasons

Pokoknya Laaavv Melulu No Comments »

What do you like about him?

Let me see..Well,

1. I like the sparkle in his eyes when he’s staring at me.
2. I like him when he get mad because of jelaousy. (fufufu :p)
3. I like him because he always encourage me to reach my dreams. All of them! ^ ^
4. I like him more when he said he loves me. Everytime :p.
5. I like him because he misses me (almost) all the time ^ ^.
6. And I really-really-really like him when he noticed something different in my look.
7. I like him when he said I’m beautiful :p.
8. I also like the tone in his voice when he told me his dreams. Full of passion and spirit. Love it! ;)
9. Sometimes I really hate him when had a fight, though. But I really like him after! ^ ^. It’s the rule of the universe, you know. We have to feel lost first before realize that we actually already have it.
10. I like him because he made me laugh.
11. And I like him when he laughs at my jokes.
12. I like him when he’s listening to me and gave exact responses I want to hear. (It’s a trap actually, but he passes it. Ok, I mean, sometimes. ^ ^).
13. And most of all, well, I really like him for the way he is.
^ ^

The World IS Mine

Uncategorized 4 Comments »

Pernah nggak, pada suatu waktu, lo tiba-tiba ngerasa kalo
lo, sebenarnya, bisa, bener-bener bisa melakukan SEGALANYA? Lo tau
caranya. Lo punya kesempatan, lo punya energi & waktu untuk melakukannya.
You just knew it.

Kaya sekarang. Kalo diliat, mungkin aura lo lagi
berpendar-pendar semangat :), mancarin energi luar biasa. Kemana-mana.
Ke
manapun yang lo mau. Karena, lo bisa melakukan segalanya.
Kalo udah gini, satu-satunya yang
harus lo lakuin adalah: bertindak.
Sekarang. Keburu momen itu pergi &
energi lo terbang ke tetangga sebelah. Aura kita pun lalu menipis kaya balon
yang kehilangan udara sssshh….

Kempes aja gitu, mendadak.

Aduh, rugi.

Makanya, sekarang, yuk,
sekarang. Pas lagi semangat. Lo tau kalo lo bisa melakukan segalanya. Semua hal
yang belum lo lakuin. Mungkin karena belum sempat. Belum bisa. Masih bingung.
Belum berani. Dan seribu satu alesan lainnya.

Seperti kata mereka, “it’s now, or never!“.

Ya now, lah. Masa never. Now, now, now.
Sekarang, sekarang, sekarang.

Ayo bertindak.
Kamu bisa melakukannya. Segalanya.
And baby, the world will be yours!
Asik kan tuh ;).
Hanya dengan melakukannya,
sekarang. Saat energi lo lagi tak terbatas.
Sekarang.
Ready, get set, go!
Rrrrrrrmmmm…

(Extra Small) Size Of Love

Pokoknya Laaavv Melulu 1 Comment »

“Hes, kenapa sih cewek sekarang
makin matre?”

Kemaren ada laki-laki yang nanya
gitu, LAGI, ke gw.
Perasaan
makin banyak sih yang nanya. Dan karenanya gw jadi makin hot eh panas. Secara
mereka (laki-laki) tentu saja berarti meng-generalisasi kaum perempuan dengan
menanyakan pertanyaan seperti itu. Yang secara nggak langsung ikut menuduh gw
matre. Apalagi dengan konteks matre yang berkonotasi tukang morotin
(laki-laki).

Akhirnya gw nulis posting ini. Untuk menghajar merek eh ups
maksud gw untuk mengemukakan pendapat gw secara fair tentang masalah ini. Geto.
Coba deh lo baca postingan ini & see if you’re with me, atau you’re not
(sambil mengayunkan kapak..). Hehe. Kidding! ;)

Pertanyaan ini pastinya udah sering lo hadapin juga. Entah
lo sebagai pihak penanya (hiyyya..rasakan pukulan kapak maut ini) :D, atau lo
sebagai pihak yang ditanya (makanya kalo matre jangan KENTARA banget dong,
bikin malu nama perempuan ajah!), atau lo sebagai pihak lain, figuran ajah
geto, yang cuma disuruh lewat scene biar terasa lebih hidup. Hihihi :p.

Anyway, yuks kita bahas dua poin penting banget berkaitan
dengan ke-matre-an ini.

Satu.
Cewek, matre? Heloow…plis deh, laki-laki JUGA bisa matre.
Banyak malah, yang matre. Ini jelas. Nggak perlu dibahas lebih lanjut, nggak
penting :p.

Dua.
Sudah dari sananya, SEMUA ORANG itu MATRE, you know. Cuma,
matre ini gw artiin as ‘mencari rasa aman’ atau settle.
Mapan. Nyaman.
Semua manusia PASTI akan bergerak menuju rasa aman-mapan-nyaman. Mereka butuh
rasa aman ini (masih inget piramida kebutuhan Maslow?).

Dulu jaman fosil-fosil homo ini
homo itu masih hidup, mungkin rasa aman itu adalah rasa aman dari serangan
hewan buas, dari cuaca panas/dingin, dari kelaparan. Jadi, rasa aman buat
manusia-manusia jaman dulu itu mungkin gua, perlindungan, dan ketersediaan
makanan.

Jaman makin maju. Waktu jaman Yunani kuno, mungkin di Athena

Greek's Philosopher

Greek's Philosopher

kebutuhan utama mereka adalah untuk berkarya. Berpikir. Berkesenian. Sedang di Sparta, tujuan hidup yang ingin mereka tuju justru menjadi yang ter-perkasa. Beda.

Nah, berarti, rasa ‘aman’ itu
bukan cuma materi. Yang dibutuhkan seseorang itu NGGAK CUMA materi.
Liat lagi deh piramida kebutuhan
Maslow. Kebutuhan manusia itu macam-macam. Yang dicari orang itu macem-macem.
Bisa memang materi, bisa juga perhatian, bisa kasih sayang, cinta, pengakuan,
aktualisasi diri, kepuasan spiritual dan entah apa lagi.

Cuma, memang harus diliat. Kalau seseorang itu memang sedang
berada di level piramida yang butuh kebutuhan fisik, ya pastilah ia matre. Ia
harus matre. Karena itulah nature-nya. Yang harus ia penuhi dulu.

Dengan pengertian ini, kalo ditulis ulang lagi poin dua
tadi, akan menjadi gini: semua orang sudah pasti, secara alamiah akan selalu
berusaha memenuhi kebutuhannya.

Nah, cewek-dan cowok yang disebut ‘matre’ ini, berarti
mereka memang sedang dalam level kebutuhan materi. Titik. Nggak ada penjelasan
lain. Nggak ada yang salah. Mungkin lo aja yang salah, karena merasa
di-matre-in cewek lo. Orang emang kebutuhannya materi, masak lo mengharapkan
dia berkebutuhan spiritual aja. Ya nggak bisa kalii. Coba aja bayangin kalo ini
yang terjadi sama lo, emang bisa? Butuhnya ini ditawarinnya itu. Ya nggak
nyambung bow.

Ibaratnya gw lagi pengen makan mendoan tapi dikasihnya
ayam-paha-atas-yang-crispy-atau-original recipe, ya gw nggak mau-lah. Dan
sebaliknya, kalo gw lagi ngidam ayam-paha-atas-yang-crispy-atau-original
recipe-ini, malah dipaksanya makan mendoan. Ya gw marah-marah-lah. Where’s my
fried chicken?!! (sambil menggebrak meja). Eh ups, malah keterusan. Ehm..maaf
saya tadi sedikit khilaf, terbawa perasaan..(seraya duduk kembali sambil merapikan
rok. Berusaha sopan ceritanya..).

Kembali ke topik guys, mungkin gini, kalo lo merasa nggak
cocok sama orang yang ‘berkebutuhan materi’, ya carilah orang yang memang sudah
tidak berkebutuhan itu. Se-simpel itu, lagi.

“Terus Hes, jadi, sebenarnya masih ada nggak sih, orang yang
berprinsip ‘sepiring berdua’ hari gini?”

Ada kali. Yang tidak
berkebutuhan materi.
Butuhnya
laen. Seperti yang ada di-piramid-nya Maslow. Entah itu mungkin yang pengennya
aktualisasi diri, butuhnya kebutuhan spiritual, kasih sayang dan seterusnya.

You just have to met the right person. Yaitu yang
kebutuhannya bisa lo penuhin dengan apa yang lo punya. Apapun itu. Sekali lagi,
nggak cuma materi loh bow. Kasih sayang, perlindungan, dukungan, et cetera.

“Kalo nggak kunjung ketemu
gimana dong Hes?”

Yaa…lo-nya juga kali, yang harus evaluasi
;). Jangan-jangan, lo-nya yang nuntut mulu butuh ini butuh itu nggak liat
kebutuhannya dia :D.

“Lah, kalo cinta letaknya dimana dong berarti? Cinta,
sayang, cinta buta, dan seterusnya?”

Menurut lo sendiri, dimana?

Kalo menurut gw sih, cinta-nya seberapa dulu? Kalau
cinta-nya ukuran medium atau small, nggak large apalagi extra large, ya nggak
mungkin itu impian dangdut sepiring berdua terwujud. No way. Nonsense.

Kalau cintanya cuma small, ditambah kebutuhannya saat itu
ternyata nggak bisa terpenuhi sesuai harapan, ya sudah bye bye baby..

Sekarang kalau yang terjadi
sebaliknya guys.
Bayangin
aja, cinta small tapi kebutuhan saat ini terpenuhi banget. Basic ‘need’nya. Si
manusia ini begitu pandai mensuplai kebutuhan (yang katanya)soulmate-nya.
Bahkan ketika kebutuhannya berubah, nggak melulu di level piramida itu terus.
Kebutuhan materi, check. Kebutuhan kasih sayang, bungkusss. Kebutuhan rasa
aman, beres. Dan seterusnya dan seterusnya sampai langit ;). Ya gimana nggak
long lasting cinta yang small itu. Walau sedikit tapi mantappp bow ;).

Nah, kalau cinta-nya EXTRA large, menurut gw sih, harusnya,
seharusnya siii, teorinya :D, apapun nggak akan mengubahnya. Walau kebutuhan
nggak terpenuhi, tapi namanya cinta mati, cinta buta, cinta gorila (cinta yang
lebih besar dari cinta monyet), dan jenis cinta-cinta yang lain, ya nggak
papalah. Lha wong namanya juga lagi jatuh cinta. Iya nggak ;).

Jadi, kalau pacar lo ninggalin lo karena dia milih seseorang
yang lebih kaya, simply, itu berarti:

  • Kebutuhannya masih di materi.
  • Untuk mempertahankan dia, ya penuhilah kebutuhannya bow. Yaitu, materi.
  • Kalau lo bisa, dia akan tetap lengket kayak setip yang nempel kelamaan dipenggaris.
  • Kalau lo nggak bisa, cari yang lain-lah. Yang lo bisa penuhi kebutuhannya.
    Berhenti meratap dan mengutuk ke’matre’an itu sendiri. Lanjutkan hidup,
    dengan seseorang yang lebih baik.
  • Karena, lepas dari masalah ke-matre-an ini, ada satu masalah mendasar yang, mau nggak mau, lo harus mau akui. Yaitu, kalau lo nggak bisa memenuhi kebutuhannya dan dia ninggalin lo, simply, berarti dia nggak segitu cinta sama lo. Titik.

Matre-nggak matre, who care. Siapa tau, bahkan mungkin
sebenarnya, bukan itu sama sekali masalahnya. Masalahnya, adalah takarannya.
Takaran cintanya. Extra small-small-medium-large-extra large.
Lo
kira-kira aja sendiri…

Sekian. Maaf atas berita ini
teman, kebenaran memang (kadang) menyakitkan.

Purwokerto 15 Mei 2008,
(sambil bergaya dangdut makan sepiring berdua. Tapi,
piringnya yang extra large, tentu saja ;) hoho)

Lagi dan lagi dan lagi

Inter-human 3 Comments »

Coba deh lo perhatiin, betapa
banyak hal-hal kayak gini terjadi di sekitar lo:

  • Lagi-lagi dia pacaran sama cewek cantik yang berhati buruk.
  • Lagi-lagi dia bosen sama pacar barunya..yang tampaknya akan segera menjadi pacar lamanya..
  • Lagi-lagi cewek ini pacaran/menikah sama cowok jahat si tukang siksa.

Juga ini guys,

  • Lagi-lagi cowok ini pacaran/menikah sama cewek dominan yang akan menguasainya.
  • Lagi-lagi dia bertengkar sama bos barunya..yang tampaknya akan segera menjadi bos lamanya..
  • Lagi-lagi dia terlibat masalah sama polisi..

Terus yang seperti ini,

  • Lagi-lagi dia tertipu beli barang-barang nggak penting ke penjual yang mendatanginya..
  • Lagi-lagi dia ketipu sama cowok ganteng bermulut manis.
  • Lagi-lagi dia bertengkar sama teman bisnisnya, yang berujung pada ditutupnya bisnis mereka.

Terakhir, yang gini juga bow,

  • Lagi-lagi dia pacaran/menikah dengan cowok bego yang bisa dibuat mainan..
  • Lagi-lagi dia melakukannya. Drama sakit hati. Menikmati penderitaannya. Senang terhadap perhatian orang-orang padanya. Senang menderita. Karena itu adalah alasan terbaik untuk berhenti melangkah. Untuk tidak terus hidup dan bersinar. Menutup diri dan terus mengeluh, meratap, lagi-lagi ia lakukan.
  • Lagi-lagi hesti nulis topik yang aneh :).

Lagi dan lagi dan lagi dan lagi
dan seterusnya.

Kenapa ya, manusia selalu melakukan hal-hal yang sama, all
the time.
Selalu. S-e-l-a-l-u.

Mereka (or should I say, kita? :p) selalu terjebak pada pola
yang sama. Pola yang KITA ciptakan sendiri. Sadar ataupun nggak. Tetep aja
disitu.
Berputar-putar nggak jelas dalam hal yang sama.

Walau tiap kali mungkin TERASA
berbeda. Dibungkus dengan hal-hal lain sehingga TAMPAK beda. Tampak aja, nggak,
sebenarnya. Semu.

Kalau bisa baca pola lo sendiri
dan sukses keluar dari situ, lo keren banget bow! Sumpe ;). Tapi beneran keluar
ya. Jangan cuma sekedar BERASA keluar, tapi sebenarnya belum, masih disitu-situ
aja, cuma agak beda DIKIT.

So, my dear friend, apa pola-mu? Tau nggak?
Jujur yuk, jujur, sebentaaaar aja ;)
(sambil mulai
merenung)………….

Apa Kata Om Maslow

Science 3 Comments »

Abraham Maslow, tahun 50an membuat
sebuah piramida kebutuhan. Ada
5 level. Menurutnya, manusia punya
kebutuhan masing-masing yang harus dipenuhi sesuai urutannya.

Level terbawah itu kebutuhan fisik.
Kaya makanan, tempat tinggal, dan lainnya(baca:uang). Jika hal ini sudah
terpenuhi, otomatis kebutuhannya akan meningkat ke level selanjutnya, level
atasnya. Sekarang yang ia butuhkan adalah kebutuhan akan rasa aman, dan begitu
terus sampai kebutuhan akan aktualisasi diri. Gambarnya
kurang lebih gini deh. 

Wow. Keren juga
ya si Om. Bisa ngerumusin kayak gini. Eh, wait, tapi ternyata banyak juga protes yang muncul. Karena, misalnya, orang
nggak melulu butuh uang dulu. Ada banyak seniman yang butuh aktualisasi diri,
bahkan walau ia masih kekurangan di kebutuhan level pertama, fisik. Ia nggak
peduli. Yang penting aktualisasi diri dulu, uang belakangan.

Memang terbukti
juga sih, bahwa semangat kayak gitu cukup manjur. Meyakini diri sendiri.
Melakukan apa yang diingini, trully. Uang akan datang dengan sendirinya kok. 

Banyak lho
kisah sukses orang yang merintis jalannya sendiri, yang sangat terjal. Ia nggak
milih jalan mudah, karena itu bukan yang ia inginkan. Ia melakukan apa yang ia
yakini, walau jalan itu 90 derajat sekalipun.

Dan seringkali,
memang itu membuahkan hasil. Ia akan mendapatkan yang ia mau. Aktualisasi
dirinya.
Lalu dengan
sendirinya penghargaan akan datang. Beken, laris, kaya, and so on, you know lah ;) semua bling-bling itu.

Protes lain untuk piramida Maslow
adalah pemikiran gini: kalau orang sudah mencapai aktualisasi diri, and then
what? What next, Om Maslow? Berarti
kan dia sudah nggak butuh apa-apa lagi.
Terus gimana dong, masa tinggal mati-nya aja? Ya nggak kaliii.

Mungkin lalu si Om pun berpikir.

“Iya, ya.
Contohnya gw. Gw kebutuhan fisik udah, rasa aman sip, kasih sayang melimpah
ruah, percaya diri-gw banget tuh, gw juga udah aktualisasi diri-secara piramida
kebutuhan gw jadi hits dimana-mana gitu loh. Tapi gw masih butuh sesuatu tuh.
Gw butuh koleksi lukisan.
Gw butuh berdialog dengan Tuhan. Gw masih butuh banyak hal, ternyata! O
my God, gw harus edit ini piramida..“

JREENG…maka direvisi-lah piramida
itu, di tahun 70-an. Om Maslow menambahkan 3 level ke piramida-nya itu. Gambar
piramida versi revisi kira-kira begini.

Ya sud guys, gw cuma mo nulis
tentang piramida si
Om ini aja. Topik ini biasanya sering dibahas kalau lagi ngomongin soal
pengembangan diri, kepribadian, yah, pokoknya hal-hal gitu deh ;). Besok-besok
kalau ternyata lo butuh, baca lagi posting ini ya. Semoga bermanfaat :).

Disini, tanggal ini.
(sambil beraktualisasi diri-yang akan menumbuhkan percaya
diri-sambil belajar sehingga kebutuhan akan pengetahuan tercapai. Yang lalu
jadi tambah merasa kecil dan ingat pada Sang Pencipta=kebutuhan transeden dan
seterusnya dan seterusnya. Wow Om Maslow, gimana ni, kok semua kebutuhan bisa
dibolak-balik???) ^ ^.

Waktu

Life 2 Comments »

Kurang!
Sehari 24 jam jelas nggak cukup. Time, i need more time..
Atau membagi diri jadi beberapa..
Atau membagi tugas ke beberapa orang..
Atau mengeluh terus dan end-up doing nothing..
Atau, simply, me-menej waktu dengan lebih baik, itu aja kali.
Biar waktunya bisa
Pas!
^ ^

Wish I could turn back the time

Life 4 Comments »

Hari itu, semua hal tampak biasa saja. Nggak ada yang istimewa. Nggak ada penampakan yang menyuruh gw stay at home aja atau gimana. Semua berjalan seperti biasa. Jadi gw nggak curiga. Alam tampak diam saja, tidak mau mengungkapkan apa yang diketahuinya sama gw.

Pagi itu, gw parkir mobil. Biasa aja. Nggak menceng. Nggak heboh. Biasa. Gw mau turun. Gw buka pintu mobil gw, kanan, tentu saja. Dan..BRAK, dan entah suara apa lagi. It just happened so fast. Gw liat ada motor nabrak pintu gw, dan terpelanting. Dua orang penumpangnya jatuh. Untungnya, lalu lintas langsung berhenti, jadi mereka nggak kena bahaya lebih lanjut.

Detik itu, juga masih biasa. The sun go on shining. The sea rush to shore. The birds go on singing. The stars glow above(malemnya kali). Yang nggak biasa, hal itu sudah terjadi. Dua orang luka, yang satu kakinya harus dijahit.

I should have known. Tapi alam begitu pandai berakting, wajahnya tidak menimbulkan perasaan curiga sama sekali. Tidak tampak menyembunyikan sesuatu. Mungkin dulu ikut kelas akting wajib Didi Petet di IKJ.

Tapi, karena sudah terjadi, ya udah mau gimana lagi. Dibaca aja sekarang. Jadilah wartawan yang baik, ingat prinsip 5W 1 H. Terutama, what. :)
Kalau untuk masa depan yang masih membentang ;), well, berarti, harus waspada tiap saat aja kali ya.

Hiks..
Hehe ^ ^

Speak Up, sebuah kisah yang tidak terlalu lucu tentang kucing-kucing nan lucu

Pokoknya Laaavv Melulu 2 Comments »

Kemarin, gw dan seorang teman bergosip ehm..maaf, maksudnya berdiskusi, tentang, (lagi-lagi) percintaan. Ah, tapi kayanya kok sounds picisan banget ya, ganti ah, kita berdiskusi tentang…asmara. Waks!, lebih menjijikkan lagi nggak sih :D. Dah ah, we’ll use ‘percintaan’ aja, shall we? ;) Jadi, tulisan ini adalah exces (gimana nulisnya? :p) dari hasil diskusi kami seperti yang tersebut di atas.

Alkisah, ada kucing ini, Luna, yang pacaran dengan Bona (cowok, tapi kucing juga, bukan gajah kecil berbelalai panjang). Luna dan Bona, dua kucing yang cerita pacarannya seperti kucing-kucing di negeri dongeng. Ketika mereka saling memandang (dan mengeong mesra), rasanya bumi meleleh dan hanya menyisakan mereka berdua.

Hubungan mereka membuat iri banyak kucing. Kucing-kucing centil, iri pada Luna karena berhasil menawan hati Bona yang sungguh macho. Badan Bona memang kekar, atletis. Perutnya six cat juga. Maklum, Bona rajin melatih otot-ototnya. Makin hari badan kucingnya makin oke, seiring dengan kemampuan larinya yang meningkat ketika mencuri ikan asin.

Sebaliknya, para kucing garong maupun bukan garong iri pada Bona karena keberuntungannya bisa pacaran dengan Luna. Luna kucing terseksi di lingkungan sini. Sekali mengeong, semua kucing laki-laki dalam radius 2 RT lututnya melemas. Lima-limanya. Ehm maaf, maksud gw empat.

Semua kucing tahu mereka pacaran. Dari dulu. Saking lamanya, kayanya seperti sudah selamanya. Lahir, langsung pacaran. Tidak ada yang inget kapan mereka jadian. Termasuk Luna dan Bona themselves. Apalagi gw gitu lohhh.. :D
Anyway, kalau ditanya, seperti yang sudah bisa diduga karena mereka ini memang pasangan yang begitu mudah ditebak, jawabannya adalah: Mm..kapan ya? Nggak jelas juga. Tau-tau kita jalan aja. Cuma, gw tahu Bona sayang sama gw, dan sebaliknya. Kita saling ngerti aja. Nggak tahu gimana, it just happened, mbak. Otomatically.
Gitu jawaban Luna ke mbak-mbak kucing lain peserta arisan kompor gas dimana Luna ikut jadi anggota.

Sekarang, balik ke gw, kalau mau ngomong general yang sangat general dan tidak terlalu bisa dipertanggungjawabkan juga, there are two types of relationship in this world. Dunia kucing, tentu saja. Satu, yang sebegitu jelasnya, sebegitu cerewetnya sampai semua hal dibahas, atau yang satunya lagi, tipe pasangan kucing pendiam (yang seringnya justru menghanyutkan. Apalagi kalau musim ujan gini).

Tampaknya, miss Luna dan mas Bona termasuk tipe yang hanyut ini. Semua hal diatasnamakan cinta. Energi cinta yang ada between them begitu kuat sampai nggak perlu lagi ada pengejawantahannya secara verbal. Mungkin, seperti lirik lagu, mereka bicara dalam bahasa cinta, tanpa suara tanpa kata-kata.

Kalau menurut diskusi gw dan teman gw, hal ini cukup berbahaya. Karena, gini deh, Ok lah we admit, MEMANG ada pasangan tipe-tipe hanyut yang begitu Ok, menyenangkan, begitu menghanyutkan kalau dilihat. And their survive their life. Bertahan seumur hidup. Atau lebih lama daripada hidup itu sendiri ;).

TAPI, bagaimana kita bisa tau bahwa kita salah satu dari mereka? Bahwa energi cinta antara pasangan (kucing) ini akan berlangsung larger than life itu sendiri?

Karena, ternyata, Luna juga nggak tahu. Suatu hari, energi cinta Luna-Bona menguap begitu saja ketika Bona, katanya, merasa terkekang oleh hubungan mereka. Kelanjutannya, sudah bisa ditebak, Bona menghilang begitu saja dari hadapan Luna, seiring dengan seringnya kemunculannya bersama kucing baru, si Rongrong.

Waktu ditanya oleh mediator, pihak netral macam Kak Cato(baca:Keto) dan komnas perlindungan anaknya, Bona si kucing kecil yang (ternyata) berbelalai panjang ini berujar: loh, plis deh, ini bukannya kaya gw seorang kucing yang selingkuh dari istrinya atau gimana. Lagian, dari awal, kita nggak punya komitmen apa-apa kok. Dulu, kita memang cocok. Jalan bareng, and really enjoy it. Nggak ada tetek bengek kata-kata komitmen. Kita saling tau aja. Gw tau, dia tau.

Jadi, Luna, kucing-ku sayang, ayo mulailah berani menantang Bona berikutnya agar kamu sendiri tidak terRongrong kelak.
I love you Bona Dua.
I love you too Luna.
Let’s make a comitment then, shall we? Ok, Bodo? ;)
-End of story-

Catatan:
1. Luna=nama kucing sailor moon.
2. Bona dan Rongrong tokoh dari majalah Bobo. Judul komiknya memang Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang.
3. Bodo=Bona Duo. Kadang-kadang memang Luna seneng ngomong duo instead of dua.
4. Jangan percaya kata-kata kucing kecil berbelalai panjang. Banyak boongnya. Seandainya aja kaya pinokio. Makin sering boong belalainya makin panjang. Baru tau rasa deh lo Bona haha.
5. Gw, ya kucing juga-lah. Kalau ditelusuri dari silsilah, termasuk kucing garong malah. Tapi teteup, jenis yang imut dunk ;). Miauw…

Bare Naked

Life 2 Comments »

Dia menelanjangiku.

Menelanjangi semua sifat burukku. Seperti dibidik pada satu kancing pengait utama, dan lepaslah semuanya.

Apa yang harus kulakukan tanpa semua itu? Semua hal yang selama ini melekat dan ikut tumbuh bersamaku. Melindungiku dari dunia. Yang sekarang lenyap begitu saja.

I’m trully naked.

Ini seperti ikut sebuah kontes Idol, dimana kamu harus punya jiwa sangat besar untuk berdiri didepan 3 orang(plus jutaan lainnya) yang akan mencecarmu habis-habisan. Bedanya, dia bukan mengomentari pakaian, suara atau aksi panggungku. It’s me he’s talking about. The real me.

Padahal, kukira, kostum peri ini sudah cukup cantik untuk menyembunyikan sisi Ogre yang sering muncul mengejutkan. Ternyata, ada yang tidak tertipu! Sial. Hmm..lawan yang cukup tangguh rupanya. Tampaknya, aku harus segera menyempurnakan ilmu meringankan tubuhku, jurus hati seluas samudera, juga ajian kepala dingin dan balik menantangnya untuk memperebutkan juara bertahan tahun ini. Dunia persilatan akan kubuat geger.
Ciattt………..

Hihihi ^ ^
Menara gading, hari ini.
(secara habis nonton Shrek, jadi peri & Ogre-lah yang muncul ^ ^)


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in