Abuse
Current Affairs April 19th, 2006Siksaan ga mesti tentang fisik lho. Bisa juga siksaan mental atau psikis, dan justru ini yang paling gawat. Anehnya, seringkali korban ga merasa disiksa, malah cenderung melindungi si penyiksa ini. Merasa bersalah kepadanya. Dan hampir di tiap kasus, ga bisa melepaskan diri dari situasi itu. Merasa takut atau merasa itulah perlakuan yang pantas ia terima.
Aneh banget ya. Kok bisa sih sampai kaya gitu.
Kalau bukan kita sendiri yang menghargai dan melindungi diri kita, siapa lagi dunk ![]()
Buat yang mungkin selama ini sebenernya sering/sedang mengalami siksaan tapi ga sadar (kasian deh lu! Makanya jangan mau disiksa dunk hehe ^ ^), liat deh halaman ini. Isinya cuplikan dari novel grafis Rosalind Penfold ‘Love Me Better’ yang pernah ngalamin disiksa abis. Tentang tanda-tanda bahaya abuse yang harusnya kita waspadai (Seperti kata bang napi, kali: waspadalah! waspadalah! :p ). Tanda-tandanya kecil, makanya sering luput dari perhatian.
Jadi, siapa yang ngerasa pernah diperlakukan ga bener, jangan mau dunk. Atau, siapa yang ngerasa pernah memperlakukan orang dengan ga bener, stop that please!
-http://dragonslippers.com/learn.html-
Psst, i’m not talking about battle of the sexes here. Defending woman and accusing man as the abuser. Nop! It got nothing to do with gender. Bcoz, everybody can do this-abuse-thing, whether if the person is man or woman. Everybody. Including me… hehe :p
Stop abuse!