Keberanian
Uncategorized August 9th, 2006Kemarin seorang teman bercerita, tentang seluruh kakak-kakaknya, yang sukses meraih impian di perantauan. Pejabat negara, manajer swasta, usahawan besar.
What about him? Dia tidak merantau. Dia memilih pekerjaan biasa saja di kota kecil yang biasa pula. Tidak ada gemerlap atau pacuan adrenalin yang menantang dari pekerjaannya. Dari hidupnya. Well, mungkin ada sedikit ketegangan, ketika ibunda tercinta mengeluh pusing yang menghebat. Atau ketika asam urat beliau kambuh. Tergopoh-gopoh mengunjungi dokter dalam kekhawatiran, mungkin itu satu-satunya pacuan adrenalin yang muncul dalam hidupnya sekarang.
Dari satu sisi, orang ditantang untuk mengejar sesuatu yang lebih besar. Selalu. Mungkin karier atau peluang usaha di kota besar. Atau kota yang lebih besar lagi. Untuk berkembang dan berjuang mengembangkan sayapnya, sejauh-jauhnya sayap itu bisa ia rentangkan.
Satu hal yang tidak mudah. Penuh dengan usaha tanpa henti dan tujuan yang selalu bergerak menjauh. Berubah menjadi lebih besar dan lebih jauh tiap kali tergapai. Diperlukan niat, disiplin tinggi dan usaha yang gigih. Kebanyakan diiringi air mata, bahkan mungkin darah. Butuh keberanian besar untuk terus maju. Menjadi lebih kokoh justru dengan banyaknya rintangan yang terlampaui.
Tapi di sisi lain, keputusan untuk tidak melakukannya, justru begitu mulia. Jika alasan yang menyertai adalah keinginan untuk menjaga orang tua. Mendampingi dalam masa tua mereka.
Membuang keinginan dan impian-impian untuk terbang dan mengembangkan sayap sejauh-jauhnya. Memilih tetap hidup bersama orang tua yang sudah tidak sesehat dulu lagi. Demi menjaga dan menemani mereka. Memberikan kasih sayang tanpa pamrih, seperti yang dulu mereka lakukan ketika ia masih kecil. Merawat dengan sepenuh hati. Tanpa merasa terpaksa. Tanpa usaha untuk berkelit, atau berusaha menghindar dari kewajiban ini, atas nama apapun. Dan justru mendahulukannya di atas pekerjaan dan urusan lain.
Wahai teman,
itu, justru sungguh butuh keberanian yang amat besar.
———
Untuk orang-orang pemberani di luar sana ;), nothing compare deh. Selamat berjuang yaa.. ^ ^
August 10th, 2006 at 4:33 am
wah what a story.
nice Hesti. quite a touching story
August 10th, 2006 at 7:37 pm
Hi Hesti,
memang semua usaha perlu kebranian! Tidak hanya itu sebenarnya! ketegaran hati sangat diperlukan agar dapat menghilangkan kebimbangan yang muncul saat melaksanakan kebranian itu.Kebranian itu perlu di iringi dan di ikuti oleh zikir yang melekat! saya yakin kebranian itu membuahkan hasil yang di harapkan,
Hebatlah kau hesti, salut buat anda.
Ibnu
August 12th, 2006 at 1:24 pm
thank you ^ ^
Iya, lagi kagum banget nih sama orang2 yang berkeberanian luar biasa