Sehari ada 24 jam penuh yang bisa kita manfaatkan. For some (or most?) people, sekarang (baca: hari genee), 24 jam dalam sehari itu masih kurang. Mereka butuh tambahan waktu dalam sehari. 24 jam itu terlalu sempit :). Katanya…

Kok bisa gitu? Yah, alasan klasiknya sih pasti..ga bisa bagi waktu. Atau, karena memang beban kerjaan yang luar biasa. Atau.. ada satu lagi, penyebab yang mungkin lebih masuk akal tapi jarang diakui frontal ;), adalah… karena, kita memilih untuk itu. Ya iyalah. Dapet tambahan proyek lagi, masa ditolak? Bos memberi tugas lagi dan lagi, apa kita bisa nolak? Jawabannya, sebenarnya, bisa kalau kita mau ;). But sometimes (or often) we choose not to.

Whatever deh ;). It’s not the issue I want to talk about rite now. Sekarang, yang pengen gue tanya adalah, kalau kamu punya waktu tambahan diluar 24 jam itu, what will you do?
Misalnya, entah bagaimana, kamu bisa dapet satu jam extra di suatu hari. Apa yang bakal kamu lakukan di satu jam bonus itu? Jam ke 25 yang menakjubkan itu ;) Inilah hasil jawaban interview gue dengan beberapa orang.

Teman 1:
Tidur.

Teman 2:
Nyelese-in baca buku Da Vinci Code yang belum kelar-kelar juga. (Hari gini??)

Teman 3:
Sholat tobat. (Wow! Well done, bro! ;))

Teman 4:
Main sama ponakan tercinta.

Teman 5:
Pacaran. (duh!)

Teman 6:
Menyiksa orang yang tanya-tanya hal yang ga penting kaya gini. (Hwhat?! Huhu.. kejam kamu! . Ini hal yang penting banget tau ga sehhh :D)

Teman 7:
Kaskus, kaskus, kaskus

Teman 8:
Friendster, chatting, chatting, chatting

Teman 9:
Bikin lagu (Kewl!)

Teman 10:
Coding (mck..ck..)

Teman 11:
Dugem gila-gilaan (Cuma sejam? Shake your bon-bon, babe ;))

Teman 12:
Menyelesaikan penulisan thesis (Hahaha, yang ini bo’ong deng :D. Jawaban fiktif bo. Tapii, kenapa ya, ga ada yang jawab gini?? :p :p)

Wah, ternyata, kok, masih berbau hal-hal yang biasa dilakukan di 24 jam itu juga ya..
Berarti.. apapun hal yang ingin kita lakukan di jam ke-25 itu, sebenarnya bisa kita lakukan/sempatkan dilakukan dalam 24 jam hidup kita kan ;). Hanya sekarang, pertanyaan yang perlu dijawab adalah: maukah kita melakukannya? Bisakah kita memilih untuk melakukannya, menyelipkannya diantara kesibukan yang luar biasa dalam 24 jam hidup kita?

So, kalau kamu, apa yang mau kamu lakukan di jam ke-25 mu, teman? ;) Dan, maukah coba menyelipkan melakukannya dalam 24 jam yang kita miliki? ^ ^