Prioritas
Life January 21st, 2007Tadi, habis ngobrol dengan seorang teman tentang ini-itu-macemmacem-termasuk-tempe-bacem-danseterusnya, akhirnya seluruh obrolan/keluhkesah/curhat/diskusi/brainstorming kami mengerucut pada satu kalimat saja: kenapa sih, orang sering nggak tahu prioritas? (baca:orang=kami sendiri, tauu :D)
Kenapa, coba?
Kalo menurut gw sih, sebenarnya, bukan itu pertanyaannya. The real question, pertanyaan aslinya, harusnya berbunyi gini ni: kenapa sih orang sering nggak MAU memilih (melaksanakan yang) prioritas?
Ayo, jujur aja deh. Masa nggak tahu prioritas. Kebohongan abad ini banget. Karena, plis deh, itu kan, sudah sangat jelas. Seterang siang. Prioritas adalah, yaitu:
Nomer satu uang,
nomer dua karier,
nomer tiga investasi,
nomer empat liburan ke Hawai,
nomer lima keluarga,
nomer enam kesehatan.
Eh, salah ya? :D.
Nah, itu salah satu lagi contoh nggak mau milih prioritas dengan benar. Yang bener aja, masa kesehatan ditaruh di nomer enam. Kalo kesehatan nggak ada, emang bisa gitu, melaksanakan yang nomer satu sampai lima?
Prioritas. Kata apaan sih ini. Perasaan kok terdengar agak mengancam ya. Prioritas..
(Sambil belum bisa nentuin prioritas untuk menyelesaikan posting ini, malah melamun merenungi kata p r i o r i t a s itu sendiri…)
P r i o r i t a s…
Studio, 10:17 PM, yang jadi prioritasku belum dikerjain malah nulis posting ini…
January 21st, 2007 at 10:45 pm
nah itu
lupa prioritas yg mendesak
tesis
i became your ghost tesis
ayo donk hes
January 27th, 2007 at 5:22 pm
Buat Ghost Thesis:
Hahaha =)). Tenang Pak Dosen ;). Prioritas sudah saya kerjakan kok ;). Tinggal nyari pak dosenKu yang ga ketemu2. Heran… Plis deh, apa mereka ga tau ya, kalo prioritas nomer satu mereka saat ini adalah membantu gw lulus ASAP?! Hihi
February 4th, 2007 at 4:21 pm
Priorität zu setzen ist niemal einfach, Aber viel-viel schwerer ist Priorität durchzusetzen.
Hahaha
February 21st, 2007 at 5:47 am
rigel:
^ ^
Wahhh.. ngga ngerti deh Om. Nyusun prioritas itu simpel, tapi nerapinnya yang sangat-sangat susah, gitu ya?????