Dia menelanjangiku.

Menelanjangi semua sifat burukku. Seperti dibidik pada satu kancing pengait utama, dan lepaslah semuanya.

Apa yang harus kulakukan tanpa semua itu? Semua hal yang selama ini melekat dan ikut tumbuh bersamaku. Melindungiku dari dunia. Yang sekarang lenyap begitu saja.

I’m trully naked.

Ini seperti ikut sebuah kontes Idol, dimana kamu harus punya jiwa sangat besar untuk berdiri didepan 3 orang(plus jutaan lainnya) yang akan mencecarmu habis-habisan. Bedanya, dia bukan mengomentari pakaian, suara atau aksi panggungku. It’s me he’s talking about. The real me.

Padahal, kukira, kostum peri ini sudah cukup cantik untuk menyembunyikan sisi Ogre yang sering muncul mengejutkan. Ternyata, ada yang tidak tertipu! Sial. Hmm..lawan yang cukup tangguh rupanya. Tampaknya, aku harus segera menyempurnakan ilmu meringankan tubuhku, jurus hati seluas samudera, juga ajian kepala dingin dan balik menantangnya untuk memperebutkan juara bertahan tahun ini. Dunia persilatan akan kubuat geger.
Ciattt………..

Hihihi ^ ^
Menara gading, hari ini.
(secara habis nonton Shrek, jadi peri & Ogre-lah yang muncul ^ ^)