Kemarin, gw dan seorang teman bergosip ehm..maaf, maksudnya berdiskusi, tentang, (lagi-lagi) percintaan. Ah, tapi kayanya kok sounds picisan banget ya, ganti ah, kita berdiskusi tentang…asmara. Waks!, lebih menjijikkan lagi nggak sih :D. Dah ah, we’ll use ‘percintaan’ aja, shall we? ;) Jadi, tulisan ini adalah exces (gimana nulisnya? :p) dari hasil diskusi kami seperti yang tersebut di atas.

Alkisah, ada kucing ini, Luna, yang pacaran dengan Bona (cowok, tapi kucing juga, bukan gajah kecil berbelalai panjang). Luna dan Bona, dua kucing yang cerita pacarannya seperti kucing-kucing di negeri dongeng. Ketika mereka saling memandang (dan mengeong mesra), rasanya bumi meleleh dan hanya menyisakan mereka berdua.

Hubungan mereka membuat iri banyak kucing. Kucing-kucing centil, iri pada Luna karena berhasil menawan hati Bona yang sungguh macho. Badan Bona memang kekar, atletis. Perutnya six cat juga. Maklum, Bona rajin melatih otot-ototnya. Makin hari badan kucingnya makin oke, seiring dengan kemampuan larinya yang meningkat ketika mencuri ikan asin.

Sebaliknya, para kucing garong maupun bukan garong iri pada Bona karena keberuntungannya bisa pacaran dengan Luna. Luna kucing terseksi di lingkungan sini. Sekali mengeong, semua kucing laki-laki dalam radius 2 RT lututnya melemas. Lima-limanya. Ehm maaf, maksud gw empat.

Semua kucing tahu mereka pacaran. Dari dulu. Saking lamanya, kayanya seperti sudah selamanya. Lahir, langsung pacaran. Tidak ada yang inget kapan mereka jadian. Termasuk Luna dan Bona themselves. Apalagi gw gitu lohhh.. :D
Anyway, kalau ditanya, seperti yang sudah bisa diduga karena mereka ini memang pasangan yang begitu mudah ditebak, jawabannya adalah: Mm..kapan ya? Nggak jelas juga. Tau-tau kita jalan aja. Cuma, gw tahu Bona sayang sama gw, dan sebaliknya. Kita saling ngerti aja. Nggak tahu gimana, it just happened, mbak. Otomatically.
Gitu jawaban Luna ke mbak-mbak kucing lain peserta arisan kompor gas dimana Luna ikut jadi anggota.

Sekarang, balik ke gw, kalau mau ngomong general yang sangat general dan tidak terlalu bisa dipertanggungjawabkan juga, there are two types of relationship in this world. Dunia kucing, tentu saja. Satu, yang sebegitu jelasnya, sebegitu cerewetnya sampai semua hal dibahas, atau yang satunya lagi, tipe pasangan kucing pendiam (yang seringnya justru menghanyutkan. Apalagi kalau musim ujan gini).

Tampaknya, miss Luna dan mas Bona termasuk tipe yang hanyut ini. Semua hal diatasnamakan cinta. Energi cinta yang ada between them begitu kuat sampai nggak perlu lagi ada pengejawantahannya secara verbal. Mungkin, seperti lirik lagu, mereka bicara dalam bahasa cinta, tanpa suara tanpa kata-kata.

Kalau menurut diskusi gw dan teman gw, hal ini cukup berbahaya. Karena, gini deh, Ok lah we admit, MEMANG ada pasangan tipe-tipe hanyut yang begitu Ok, menyenangkan, begitu menghanyutkan kalau dilihat. And their survive their life. Bertahan seumur hidup. Atau lebih lama daripada hidup itu sendiri ;).

TAPI, bagaimana kita bisa tau bahwa kita salah satu dari mereka? Bahwa energi cinta antara pasangan (kucing) ini akan berlangsung larger than life itu sendiri?

Karena, ternyata, Luna juga nggak tahu. Suatu hari, energi cinta Luna-Bona menguap begitu saja ketika Bona, katanya, merasa terkekang oleh hubungan mereka. Kelanjutannya, sudah bisa ditebak, Bona menghilang begitu saja dari hadapan Luna, seiring dengan seringnya kemunculannya bersama kucing baru, si Rongrong.

Waktu ditanya oleh mediator, pihak netral macam Kak Cato(baca:Keto) dan komnas perlindungan anaknya, Bona si kucing kecil yang (ternyata) berbelalai panjang ini berujar: loh, plis deh, ini bukannya kaya gw seorang kucing yang selingkuh dari istrinya atau gimana. Lagian, dari awal, kita nggak punya komitmen apa-apa kok. Dulu, kita memang cocok. Jalan bareng, and really enjoy it. Nggak ada tetek bengek kata-kata komitmen. Kita saling tau aja. Gw tau, dia tau.

Jadi, Luna, kucing-ku sayang, ayo mulailah berani menantang Bona berikutnya agar kamu sendiri tidak terRongrong kelak.
I love you Bona Dua.
I love you too Luna.
Let’s make a comitment then, shall we? Ok, Bodo? ;)
-End of story-

Catatan:
1. Luna=nama kucing sailor moon.
2. Bona dan Rongrong tokoh dari majalah Bobo. Judul komiknya memang Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang.
3. Bodo=Bona Duo. Kadang-kadang memang Luna seneng ngomong duo instead of dua.
4. Jangan percaya kata-kata kucing kecil berbelalai panjang. Banyak boongnya. Seandainya aja kaya pinokio. Makin sering boong belalainya makin panjang. Baru tau rasa deh lo Bona haha.
5. Gw, ya kucing juga-lah. Kalau ditelusuri dari silsilah, termasuk kucing garong malah. Tapi teteup, jenis yang imut dunk ;). Miauw…